Kalori
Mengapa Kita Perlu Makan? dan Bagaimana jika makanan yang kita makan tidak memenuhi atau melebihi kebutuhan tubuh kita? Apa hal tersebut akan menyebabkan permasalahan bagi tubuh?
Why?
1. Menciptakan Pengalaman melalui penyajian permasalahan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai pro dan kontra publik. Setelah ditemukan adanya sayuran yang basi, porsi nasi juga menjadi perbincangan publik, khususnya di media sosial. Para warganet menilai,porsi nasi yang diberikan di beberapa sekolah terlalu banyak dibandingkan lauk protein dan sayuran.
Diskusikan bersama AI
Hal yang selalu menjadi pembahasan dalam berita di atas yaitu mengenai kalori, sebenarnya apa yang dimaksud dengan kalori?
coba diskusikan dengan AI 👈
Setelah Berdiskusi Bersama AI, konfirmasi pengetahuanmu melalui buku IPA di bawah ini
👇
2. Analisis reflektif tentang pengalaman dengan mengumpulkan informasi
Berdasarkan hasil diskusi kamu dengan AI, tentunya kamu sudah mengetahui apa itu kalori. Seharusnya bagaimana menu, porsi, dan kalori yang terkandung dalam program Makan Bergizi Gratis pemerintah agar tidak menimbulkan pro kontra.
Untuk mendukung analisis kamu berdasarkan pengalaman yang telah didapatkan sebelumnya, kamu dapat mengumpulkan informasi dari beberapa sumber berikut.
Kumpulkan Informasi
Berapa Kebutuhan Kalori Kamu?
Kamu bisa mengumpulkan informasi berdasarkan beberapa sumber di bawah
👇
What ?
3. Mengintegrasikan analisis reflektif ke dalam Konsep melalui eksplorasi konteks ilmiah
Apa saja menu yang seharusnya disajikan berdasarkan kebutuhan kalori kamu? dan berapakah kalori yang kamu dapatkan dari makananmu hari ini?
Hitunglah total kalori kamu dalam sehari menggunakan tabel perhitungan di bawah.
Contoh:
Sarapan: Nasi Putih (175 kal) +Gulai Ayam (165 kal)
Kalori Sarapan yang didapat: 340
Tuliskan Menu Makan Siang Bergizi gratis hari ini/kemarin?
Catatan Saya
| Waktu Makan | Menu yang Disajikan | Kalori yang Didapat |
|---|---|---|
| Sarapan | ||
| Snack Pagi | ||
| Makan Siang Bergizi | ||
| Snack Sore | ||
| Makan Malam |
4. Mengembangkan konsep/keterampilan argumentasi kritis
Setelah menghitung total kalori dalam sehari, jawablah beberapa pertanyaan berikut untuk memperdalam konsep dan meningkatkan argumentasi kritis kalian.
Pertanyaan Konsep
- Apakah total kalorimu sudah sesuai dengan kebutuhan kalori dalam sehari? Jelaskan!
- Apa yang terjadi jika kalori yang kamu dapatkan dari makanan lebih atau kurang dari kebutuhan?
Berikan Argumentasimu
- Apakah program makan bergizi gratis pemerintah yang kalian dapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan bergizi? mengapa?
- Apa Menu dan takaran seharusnya untuk makan bergizi gratis untuk mendukung kebutuhan kalori kamu?
Tuliskan jawabanmu pada padlet di bawah
How?
5. Mempraktikkan pemecahan masalah yang telah didefinisikan
Seluruh siswa di dalam kelas dipecah ke dalam beberapa kelompok, kemudian duduklah berasama kelompokmu.
- 2 kelompok berperan sebagai siswa.
- 1 kelompok berperan sebagai guru.
- 1 kelompok berperan sebagai pemerintah.
- 1 kelompok berperan sebagai ahli gizi.
- 1 kelompok berperan sebagai vendor penyedia makanan.
Diskusikan bersama kelompok kamu dan siapkan argumentasi berdasarkan masing-masing peran. Kemudian tuliskan masing-masing argumen pada padlet yang telah disediakan.
6. Mempraktikkan dan menambahkan sesuatu dari diri sendiri berbasis bukti
Setelah kamu mengetahui kebutuhan kalori kamu, tuliskan menu makanan yang seharusnya kamu makan pada saat sarapan, makan malam, dan menu makan siang berigizi pemerintah sehingga memenuhi kebutuhan kalori kamu.
| Waktu Makan | Menu yang Disajikan | Kalori yang Didapat |
|---|---|---|
| Sarapan | ||
| Snack Pagi | ||
| Makan Siang Bergizi | ||
| Snack Sore | ||
| Makan Malam |
8. Melakukan dan menerapkan ke pengalaman yang lebih kompleks (Integrate)
Buatlah poster atau video mengenai makan bergizi dengan kalori yang seharusnya (Kebutuhan kalori kamu saat sarapan, makan siang, dan makan malam) dan menu apa yang seharusnya ada di Makan Bergizi gratis, sesuai dengan materi yang telah kamu pelajari sebelumnya. Kemudian kamu bisa mempostingnya.
“Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan pendidikan, Anda dapat mengubah dunia.”
– Nelson Mandela




