Zat Aditif

kira-kira apa yang bisa kalian bayangkan mengenai rasa makanan yang berwarna-warni ? Jika kalian menjawab makanan tersebut sangat menarik mata sehingga menggugah selera serta rasanya manis, kalian benar. Warna-warna yang menarik serta rasa yang sangat manis menjadi daya tarik sendiri, terutama untuk anak-anak. Tetapi tahukah kalian, makanan tersebut mengandung zat aditif?

Why?

1. Menciptakan Pengalaman melalui penyajian permasalahan

FAKTA.COM, Jakarta – Program andalan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan ini ternyata masih menghadapi sejumlah masalah. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dalam kajiannya mencatat bahwa menu makanan dalam program ini belum seluruhnya memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).
CISDI juga menyoroti tingginya penggunaan makanan ultra-processed dalam menu MBG. Sebanyak 45 persen dari sampel menu yang dianalisis mengandung makanan ultra-processed berupa susu kemasan berperisa yang tinggi gula. Ultra processed food dalam pembuatannya diberikan berbagai macam zat aditif, seperti gula, garam, lemak tidak sehat, penyedap rasa, pemanis, pewarna, dan pengawet buatan.

Diskusikan bersama AI

Diskusi AI

Hal yang menjadi pembahasan dalam berita di atas yaitu adanya zat aditif dalam program makan bergizi gratis, sebenarnya apa yang dimaksud dengan zat aditif? dan mengapa zat aditif berbahaya terhadap tubuh?

Setelah Berdiskusi Bersama AI, konfirmasi pengetahuanmu melalui buku IPA di bawah ini

Buku IPA

👆

Next Step

👇

2. Analisis reflektif tentang pengalaman dengan mengumpulkan informasi

Berdasarkan hasil diskusi kamu dengan AI, tentunya kamu sudah mengetahui apa itu zat aditif. Apakah dalam program makan bergizi gratis yang telah kamu makan mengandung zat aditif?.

Untuk mendukung analisis jawaban kamu berdasarkan pengalaman yang telah didapatkan sebelumnya, kamu dapat mengumpulkan informasi dari beberapa sumber berikut.

Kumpulkan Informasi

Berapa Kebutuhan Kalori Kamu?
Kamu bisa mengumpulkan informasi berdasarkan beberapa sumber di bawah

Next Step

👇

What ?

3. Mengintegrasikan analisis reflektif ke dalam Konsep melalui eksplorasi konteks ilmiah

Analisis Makanan

Isi tabel di bawah dengan makanan bergizi gratis yang kamu makan hari ini atau kemarin, dan analisis apakah makanan tersebut mengandung zat aditif beserta nama zat aditif yang terkandung.

No Nama Makanan Zat Aditif yang Terkandung
1
2
3
4. Mengembangkan konsep/keterampilan argumentasi kritis

Setelah kamu menganalisa makanan yang kamu makan jawablah beberapa pertanyaan di bawah.

  1. Apakah program MBG seharusnya lebih mengutamakan penggunaan makanan alami dan mengurangi penggunaan makanan ultra-proses?

Apakah kamu setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa “makanan yang mengandung zat aditif dapat diterima asal memenuhi standar gizi”? Jelaskan alasanmu.

How?

5. Mempraktikkan pemecahan masalah yang telah didefinisikan

Seluruh siswa di dalam kelas dipecah ke dalam beberapa kelompok, kemudian duduklah berasama kelompokmu.

2 kelompok berperan sebagai siswa.
1 kelompok berperan sebagai guru.
1 kelompok berperan sebagai pemerintah.
1 kelompok berperan sebagai ahli gizi.
1 kelompok berperan sebagai vendor penyedia makanan.
Diskusikan bersama kelompok kamu dan siapkan argumentasi berdasarkan masing-masing peran. Kemudian tuliskan masing-masing argumen pada padlet yang telah disediakan.

Dibuat dengan Padlet
6. Mempraktikkan dan menambahkan sesuatu dari diri sendiri berbasis bukti

Bagaimana kamu bisa membuat pilihan makanan yang lebih sehat, menghindari zat aditif berbahaya, dan tetap memenuhi standar gizi yang diperlukan? Apa yang bisa kamu tambahkan untuk membuat menu lebih sehat dan berbasis bukti?”

Pembelajaran Pangan Sehat Berbasis Bukti

Pilihan Makanan Sehat Berbasis Bukti

1

Identifikasi Zat Aditif Berbahaya

Pelajari zat aditif makanan yang berpotensi berbahaya berdasarkan bukti ilmiah dan temukan alternatif alaminya.

Berbasis Riset WHO/BPOM
2

Modifikasi Menu dengan Prinsip Gizi

Transformasi menu harian menggunakan prinsip gizi yang didukung bukti ilmiah untuk kesehatan optimal.

Whole Foods Gizi Seimbang
3

Tambahkan Inovasi Pribadi

Kembangkan modifikasi menu kreatif dengan dasar bukti ilmiah yang relevan dengan kebutuhan pribadi.

Kreativitas Personalisasi

Identifikasi & Modifikasi Menu Anda

Dasar Bukti: Studi The Lancet (2019) menunjukkan konsumsi makanan ultra-proses meningkatkan risiko kanker usus sebesar 12-18%. WHO merekomendasikan batasi asupan zat aditif nitrat/nitrit dan pewarna buatan.
Bukti: Journal of Nutrition (2020)
Contoh: "Saya tambahkan biji chia untuk omega-3 (American Journal of Clinical Nutrition)"

IF?

7. Menganalisis aplikasi untuk referensi melalui refleksi kesimpulan

Apakah kamu setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa “makanan yang mengandung zat aditif dapat diterima asal memenuhi standar gizi”? Jelaskan alasanmu. dan dalam pandanganmu, bagaimana seharusnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperbaiki menu mereka untuk mengurangi penggunaan makanan yang mengandung zat aditif tanpa mengorbankan nilai gizi?

Dibuat dengan Padlet

8. Melakukan dan menerapkan ke pengalaman yang lebih kompleks (Integrate)

Buatlah poster atau video yang menjelaskan tentang zat aditif, contoh-contoh makanan yang mengandung zat tersebut, dan dampaknya terhadap kesehatan.

Topik Poster atau Video:

  • “Apa itu zat aditif?”
  • “Makanan olahan vs makanan sehat”
  • “Dampak negatif konsumsi zat aditif”
  • “Cara memilih makanan sehat di kantin sekolah”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *