Sistem Pencernaan

Makanan yang kalian makan tidak akan ada artinya jika tidak dicerna. Makanan harus dicerna agar tubuh kita bisa mendapatkan nutrisi untuk memelihara semua fungsi tubuh kita.

Why?

1. Menciptakan Pengalaman melalui penyajian permasalahan

TEMPO.CO, Jakarta – Keracunan makanan terjadi pada 40 siswa di SDN Dukuh 03 Sukoharjo saat pelaksanaan makan bergizi gratis. Sepuluh anak diantaranya mengalami gejala mual setelah memakan ayam tepung yang disajikan.
Melansir dari situs WebMD keracunan makanan adalah iritasi atau infeksi yang terjadi pada sistem pencernaan karena memakan atau meminum sesuatu yang terkontaminasi oleh virus, parasit, atau bakteri. Selain itu, bahan kimia berbahaya juga dapat menjadi penyebab dari keracunan makanan. 

Diskusikan bersama Firdaus AI

ChatGPT Web

Hal yang menjadi pembahasan dalam berita di atas yaitu adanya zat aditif dalam program makan bergizi gratis, sebenarnya apa yang dimaksud dengan zat aditif? dan mengapa zat aditif berbahaya terhadap tubuh?

Next Step

👇

2. Analisis reflektif tentang pengalaman dengan mengumpulkan informasi

Berdasarkan hasil diskusi kamu dengan AI, tentunya kamu sudah mengetahui apa itu zat aditif. Apakah dalam program makan bergizi gratis yang telah kamu makan mengandung zat aditif?.

Untuk mendukung analisis jawaban kamu berdasarkan pengalaman yang telah didapatkan sebelumnya, kamu dapat mengumpulkan informasi dari beberapa sumber berikut.

Kumpulkan Informasi

Berapa Kebutuhan Kalori Kamu?
Kamu bisa mengumpulkan informasi berdasarkan beberapa sumber di bawah

Buku IPA

👆

Alasan UHT

👆

Next Step

👇

What ?

3. Mengintegrasikan analisis reflektif ke dalam Konsep melalui eksplorasi konteks ilmiah

Analisis Makanan

Isi tabel di bawah dengan makanan bergizi gratis yang kamu makan hari ini atau kemarin, dan analisis apakah makanan tersebut mengandung zat aditif beserta nama zat aditif yang terkandung.

No Nama Makanan Zat Aditif yang Terkandung
1
2
3
4. Mengembangkan konsep/keterampilan argumentasi kritis

Setelah kamu menganalisa makanan yang kamu makan jawablah beberapa pertanyaan di bawah.

  1. Apakah program MBG seharusnya lebih mengutamakan penggunaan makanan alami dan mengurangi penggunaan makanan ultra-proses?

Apakah kamu setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa “makanan yang mengandung zat aditif dapat diterima asal memenuhi standar gizi”? Jelaskan alasanmu.

How?

5. Mempraktikkan pemecahan masalah yang telah didefinisikan

Setelah mempelajari lebih dalam tentang zat aditif dalam makanan, apakah kamu merasa penting untuk mengurangi penggunaan bahan kimia dalam makanan kita sehari-hari? Bagaimana cara kamu menyarankan perubahan dalam program MBG untuk meminimalkan penggunaan makanan ultra-proses?

Dibuat dengan Padlet
6. Mempraktikkan dan menambahkan sesuatu dari diri sendiri berbasis bukti

Bagaimana kamu bisa membuat pilihan makanan yang lebih sehat, menghindari zat aditif berbahaya, dan tetap memenuhi standar gizi yang diperlukan? Apa yang bisa kamu tambahkan untuk membuat menu lebih sehat dan berbasis bukti?”

Diagram Alur Solusi

IF?

7. Menganalisis aplikasi untuk referensi melalui refleksi kesimpulan

Apakah kamu setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa “makanan yang mengandung zat aditif dapat diterima asal memenuhi standar gizi”? Jelaskan alasanmu. dan dalam pandanganmu, bagaimana seharusnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperbaiki menu mereka untuk mengurangi penggunaan makanan yang mengandung zat aditif tanpa mengorbankan nilai gizi?

Dibuat dengan Padlet

8. Melakukan dan menerapkan ke pengalaman yang lebih kompleks (Integrate)

Buatlah poster atau video yang menjelaskan tentang zat aditif, contoh-contoh makanan yang mengandung zat tersebut, dan dampaknya terhadap kesehatan.

Topik Poster atau Video:

  • “Apa itu zat aditif?”
  • “Makanan olahan vs makanan sehat”
  • “Dampak negatif konsumsi zat aditif”
  • “Cara memilih makanan sehat di kantin sekolah”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *